Sambal Bajak dan Cerita Nenek Moyang

Sudah bukan rahasia lagi kalau kebanyakan lidah orang Indonesia itu begitu akrab dengan rasa pedas, khususnya yang berasal dari sambal. Bahkan, banyak yang menganggap kalau makan dengan sambal itu terasa lebih punya sensasi. Itulah hampir semua masakan nusantara itu selalu disertai cabai sebagai bumbunya. Kali ini kita akan membuat sambal bajak.

Kalau Anda pernah makan di warung, terutama warung-warung Tegal pasti tidak asing dengan yang namanya sambal bajak. Sambal yang lazim di Jawa Tengah ini, mirip sambal terasi tapi memiliki rasa yang ‘lebih kaya’. Sambal yang berciri khas sedikit pedas manis ini sangat cocok sebagai penambah selera makan, terutama penyuka pedas.

Berikut serba sambal pusat membuat info tentang :

Dari Mana Asal Kata Sambal Bajak?

Bicara soal istilah, kalau kata orang zaman dahulu, mengapa dinamakan sambal bajak itu ada sejarahnya. Menurut cerita nenek moyang, sebenarnya sambal ini sering dibawa ibu-ibu petani yang mengantarkan masakan untuk pak tani yang sedang membajak sawah. Umumnya, sambal bajak dibuat dengan tidak terlalu pedas, karena kalau terlalu pedas dikhawatirkan membuat pak tani jadi sakit perut dan pekerjaannya terganggu.

Resep Sambal Bajak

Untuk membuat sambal bajak, umumnya ada dua cara. Cara pertama adalah ditumis dahulu, sedangkan cara yang kedua adalah langsung diuleg. Ketika memilih untuk menumis terlebih dahulu, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1.Ambil bahan-bahan berikut; Cabai keriting sesuai selera, bawang merah 4 siung, buah tomat berukuran sedang, minyak goreng secukupnya untuk menumis

2.Masukan bahan-bahan di atas ke dalam minyak panas lalu tumis sampai agak layu, lalu pindahkan ke dalam cobek.

3.Tambahkan garam, terasi sangrai, gula merah, dan air asam jawa lalu siap dihaluskan.

4.Setelah jadi sambal bajak siap dinikmati cocok dengan berbagai makanan

Kalau Anda lebih suka sambal bajak tanpa menumis dahulu, maka pada langkah nomor 2. Anda bisa langsung menguleknya sampai halus. Setelah halus, diberi minyak panas sedikit lalu uleg lagi sampai bercampur. Minyak ini berguna untuk mengurangi rasa pedas yang terlalu menyengat.

Setelah makan sambal dan tidak tahan dengan rasa pedas yang membakar, maka Anda sebaiknya tidak minum air es. Yang dianjurkan untuk menghilangkan rasa pedas dengan cepat adalah minum susu atau yoghurt.

Anda menyukai kuliner? Ingin membuka usaha sendiri? Silahkan bergabung bersama kami pada Franchise Serba Sambal Asli Sukoharjo. Harga Terjangkau dan pastikan investasi ditempat yang tepat.

Pencarian Terkait:

error: Content is protected !!